Garis Tipis di Antara Nyata dan Maya
Penulis: Maftuhah Dewi
Kita hidup dalam dunia yang serba cepat.
Dimana setiap detik terjalin dalam ketukan jari.
Kehidupan terbentang dalam layar kecil.
Kita saling terhubung, namun entah bagaimana, terasa sunyi.
Senyum dan tangis terbungkus dalam emoji.
Kata-kata terikat dalam karakter-karakter singkat.
Namun, dalam semua itu, kita terlupa.
Ada dunia yang lebih dalam dari sekadar notifikasi.
Berbicara dengan ratusan, bahkan ribuan.
Tapi siapa yang benar-benar mendengar.
Foto-foto yang diambil tanpa momen.
Hanya untuk menunjukkan apa yang kita ingin orang lain lihat.
Di balik algoritma dan jaringan yang saling
terhubung
Kita mencari pengakuan dalam bentuk angka.
Namun, kita sering lupa.
Bahwa hati tak bisa diukur dengan jumlah like.
Mungkin kita harus kembali.
Menemukan nilai dalam keheningan.
Dalam percakapan yang tidak dibatasi kata-kata.
Dan merasakan dunia yang lebih nyata, lebih hidup.
Daripada yang terlihat di balik layar.
